RSUD Kraton Baru Masuk Tahap MEP, Target Layani Pasien Mei 2027 di Wiradesa
KFM PEKALONGAN, KAJEN - Pembangunan fisik RSUD Kraton Baru di Kecamatan Wiradesa kini berfokus pada tahap krusial, pengerjaan Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP) serta arsitektur. Gedung rumah sakit baru ini ditargetkan siap beroperasi penuh melayani masyarakat pada awal Mei 2027.
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan H. Abdul Munir bersama Komisi C meninjau langsung progres proyek tersebut pada Rabu (30/9/2026). Munir mengingatkan pentingnya ketelitian tinggi dalam pengerjaan instalasi MEP agar terhindar dari risiko kebocoran gas, air, maupun korsleting listrik saat gedung beroperasi kelak.
“Ya kita kan ini keliling pelaksanaan, saya katakan penyempurnaan gedung. Yaitu MEP dan arsitek. Jadi ini bangunan sudah ada fisiknya, strukturnya sudah jadi, tinggal membangun MEP-nya,” kata Abdul Munir.
“Ini masih tahap proses. Tadi saya disampaikan, sudah dijelaskan, mudah-mudahan tahapan-tahapan ini bisa dilalui, dikerjakan dengan secepatnya, dengan aman, presisi, agar tidak terjadi kebocoran-kebocoran pada baik itu gas, maupun air, maupun sentuhan kabel listrik,” tambahnya.
Ia mengapresiasi manajemen rumah sakit dan kontraktor atas pengawasan ketat yang dilakukan di lapangan. “Saya mengapresiasi kepada Bu Direktur yang melalui Pak Teguh, kerja sama baik dengan pihak ketiga, kontraktor. Ini kerja sama yang bagus, pengawasan, dan katanya dilaksanakan pengawasan hampir 24 jam bahasanya Bu Dir,” ujar Munir.
Agar tidak memunculkan kesan keliru di tengah masyarakat bahwa pembangunan mangkrak, DPRD menyarankan pengerjaan eksterior yang tidak bergantung pada MEP untuk disegerakan.
“Kami menyarankan, agar arsitektur yang tidak berhubungan, tidak bergantung dengan MEP, yang tidak terkonek, untuk dilaksanakan, untuk segera dibangun. Misalnya pagar bumi, lingkungan,” tegas Munir.
“Ini agar tampak masyarakat bahwa rumah sakit berjalan. Ini kan orang yang ndak ngerti, ngertinya mandek. Karena itu tadi disampaikan agar arsitektur segera dikerjakan,” lanjutnya.
Sementara itu, proses kepindahan layanan dari gedung lama di Kota Pekalongan ke gedung baru di Wiradesa akan dilakukan bertahap mulai Maret 2027 agar tidak mengganggu pelayanan medis.
Direktur RSUD Kraton, Henny Rosita, memaparkan bahwa tahap awal pemindahan menyasar unit non-pasien seperti manajemen dan kearsipan.
“Rencana untuk relokasi insyaallah akan kami laksanakan maksimal di bulan April. Jadi di awal Maret itu kami sudah melaksanakan relokasi tetapi untuk bagian-bagian yang tidak terkait dengan pasien secara langsung,” kata Henny.
Sedangkan fasilitas kesehatan pasien seperti ruang rawat inap dan unit penunjang baru dipindahkan pada fase berikutnya.
“Tapi untuk yang berkaitan dengan pelayanan pasien, misalnya rawat inap, penunjang dan lain sebagainya, itu baru akan kami laksanakan mulai di akhir Maret atau di awal April 2027,” paparnya.
Henny optimistis seluruh proses perpindahan selesai pada pertengahan April 2027.
“Harapannya di pertengahan April 2027 kami sudah selesai melaksanakan relokasi, sehingga di awal Mei kami sudah bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.

Komentar Anda