Sepi Kerjaan,Seorang Buruh Bangunan Nekat Mencuri Komputer



KAJEN - Lantaran sepi orderan disaat pandemi Covid-19,Seorang buruh bangunan nekat mencuri komputer sekolah,tidak tanggung-tanggung ia sudah beraksi di 8 TKP.

Pelaku bernama Slamet Priyanto alias agus warga Desa Pekiringan ageng Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan.Hal itu terungkap dalam expose kasus di halaman Mapolres Pekalongan,Selasa (23/02/2021).

Kasat Reskrim Polres Pekalongan,,AKp Akhwan Nadzirin menuturkan,ada 8 TKP pencurian pelaki yakni di SMP 4 Kajen,Balai Desa sabarwangi,SD Pringsurat,SD Sinangohprendeng,Balai Desa Kulu,Balai Desa Sinangohprendeng,SMP N 3 Kajen,SD Tanjungkulon.

"Kami dari Satreskrim Polres Pekalongan berhasil mengungkap pelaku pencurian dengan pemberatan dengan sasaran balai desa dan sekolah di kajen dan karanganyar,pelaku ini sudha beraksi 8 kali,"ungkapnya.

Dikatakan,Pelaku merupakan seorang specialis pencurian karena beraksi seorang diri dan hanya menggunakan obeng.Pelaku juga berjalan kaki ke TPK karena memang tidak memiliki sepeda motor,kemudian barang curian dimasukkan kekarung dan pulang dengan berjalan kaki lagi.

"Ini specialis karena seorang diri,hanya dengan menggunakan obeng dan alat pengungkit.Pelaku pergi ke TKP dengan berjalan kaki  dan sudah mempelajari keadaan sekitar TKP,"ujarnya.

Menurutnya,barang-barang curian selanjutnya dijual oleh pelaku kepada seseorang dan uang hasil penjualan tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

"Yang diambil oleh pelaku yakni monitor,komputer di sekolah dan balai desa.Jadi barang-barang inilah yang mudah dibawa oleh pelaku.Hasil perbuatan ini dia jual kepada seseorang yang sudah kami tangkap juga dan sudah kami mintai keterangan,"tandasnya.

Kini,pelaku terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Sementara itu,Pelaku Slamet Priyanto alias Agus kepada awak media mengatakan,ia biasa beraksi pada pukul 01.00 Wib dini hari.

"Biasanya saya jual satu monitor dengan harga Rp 800 ribu,saya bawa karung dengan jalan kaki dari rumah.Saya tidak tau jaraknya,saya cari yang sepi,"terangnya,

Slamet mengaku,biasanya ia bekerja sebagai buruh bangunan,namun memang sekarang sedang sepi,sehingga ia memilih mencuri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.(Ros-Nk)


Tidak ada komentar

Tanggapan Anda Tentang Berita Ini ?

Diberdayakan oleh Blogger.