Pandemi Berbuah Manis Bagi Pengusaha Sayur Hidroponik di Desa Pantianom Bojong

KFM PEKALONGAN, KAJEN - Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjaga agar badan tetap fit supaya sistem imun tubuh menjadi lebih baik, terlebih di masa Pandemi. Salah satunya adalah dengan mengkonsumsi makanan sehat, seperti sayur yang ditanam dengan pola hidroponik. 

Saraful Azka, pengelola Pasar Sayur Hidroponik di Desa Pantianom Bojong, Kabupaten Pekalongan, ketika ditemui di kebun hidroponiknya, Kamis (23/9/2021) mengatakan, pada masa Pandemi ini bisnis yang digelutinya bisa dikatakan tidak ikut terdampak secara ekonomi. Pasanya, justru dengan adanya Covid-19 ini omset per bulan yang diperoleh malah meningkat. 

"Dari omset kami sendiri cenderung meningkat karena ibu-ibu rumah tangga mulai berfikir barang- barang yang kualitasnya sehat, kualitasnya terbaik yang bisa mencegah dari Covid dan segala macam, itu yang menjadi nilai jual yang tidak perlu kita promosikan. Banyak orang yang cenderung nggak apa- apa keluar uang lebih banyak sedikit yang penting bisa memberikan yang terbaik kepada keluarganya." 

Menurut Azka, karena lahan yang dikelolanya tidak begitu luas sehingga rata-rata perbulan Pasar Sayur Hidroponik yang dikelolanya bisa memanen selada antara 260 hingga 300 kilogram. Adapun untuk harga jualnya ia mematok kisaran 25 ribu perkilonya. Sedangkan daerah yang menjadi pangsa pasarnya untuk saat ini hanya bisa melayani wilayah Kabupaten dan Kota Pekalongan serta Kabupaten Batang. 

Sementara itu salah seorang mahasiswi yang juga merupakan pelanggan Pasar Sayur Hidroponik, Naysila Nafulani menceritakan, dirinya berkunjung ke kebun sayur Hidroponik bisa dua hingga tiga kali dalam seminggu. Selain untuk membeli sayur juga sekaligus belajar bertanam Hidropnik guna menghilangkan kejenuhan akibat penerapan PPKM dan perkuliahan daring. 

"Seminggu bisa dua kali atau tiga kali gitu. Kalau disini kita kan bisa ngeliat terus bisa belajar juga cara menanam hidroponik ke kebunnya langsung, kemudian kalau disini kita juga langsung ngambil dari tempatnya, jadi lebih segar." 

Ditambahkan oleh Azka, kedepan ia ingin mengembangkan usahanya menjadi wisata hidroponik, selain itu bukan hanya sayur yang ditanam namun juga buah-buahan seperti melon. Dan untuk mewujudkan harapannya tersebut saat ini ia terus melakukan persiapan-persiapan dari mulai riset dan ujicoba. 


Penulis : Nuke Shavila | Editor : Tiwi Maharani | Berita Pekalongan bisa didengar melalui 103.1 Radio KFM | Sakpore Dangdute Pas Infone

Tidak ada komentar

Tanggapan Anda Tentang Berita Ini ?

Diberdayakan oleh Blogger.