Menembus Hutan Karet, PDAM Pekalongan Antar 8 Kambing Kurban untuk Warga Sekitar Sumber Mata Air
KFM PEKALONGAN, KAJEN – Perumda Air Minum Tirta Kajen (PDAM) Kabupaten Pekalongan kembali menunjukkan aksi nyata kepeduliannya pada momentum Idul adha 2026. Bukan di area perkotaan yang mudah dijangkau, armada PDAM harus berjuang menembus jalur perbukitan dan hutan karet demi mengantarkan delapan ekor kambing kurban untuk warga yang setia menjaga kawasan sumber mata air.
Langkah ini bukan sekadar ritual berbagi daging kurban, melainkan sebuah misi sosial untuk mempererat ikatan emosional antara perusahaan dan masyarakat pelosok sebagai sesama penjaga kelestarian alam.
Direktur PDAM Kabupaten Pekalongan, Nur Wachid, menjelaskan bahwa agenda yang digelar pada Senin (25/5/2026) ini merupakan tradisi tahunan yang terus dirawat. Melalui kegiatan ini, PDAM ingin mengapresiasi warga pedalaman yang selama ini ikut andil menjaga ekosistem sekitar sumber air milik perusahaan.
"Tujuan dan harapan kegiatan ini yang pertama sebagai wujud rasa syukur, kemudian bentuk kepedulian sosial, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta membangun rasa memiliki dan menjaga sumber air bersama antara PDAM dan masyarakat," ujar Nur Wachid.
Baca juga: Pipa Utama PDAM Putus Diterjang Longsor, 10 Wilayah Kajen Krisis Air Bersih
Distribusi hewan kurban tahun ini menghadirkan cerita perjuangan tersendiri bagi tim di lapangan. Untuk mencapai lokasi-lokasi target, seperti Dukuh Siangkreng di Desa Gutomo, Kecamatan Karanganyar, tim PDAM harus keluar dari kenyamanan jalan perkotaan.
Kendaraan pengangkut dipaksa bermanuver melewati jalan aspal rusak yang membelah rimbunnya perkebunan karet. Kontur jalanan yang menanjak ekstrem, berliku, serta diapit tebing tanah curam menjadi tantangan yang harus ditaklukkan demi mengantarkan amanah kurban ke wilayah pedalaman yang masih alami tersebut.
Staf Produksi PDAM Kabupaten Pekalongan, Wartomo, memaparkan bahwa ada beberapa titik krusial di sekitar sumber mata air yang menjadi sasaran distribusi hari itu.
"Untuk hari ini kita tadi sudah dari Gumingsir, Utomo, Siangkreng di Desa Gutomo. Nanti dari sini langsung ke Dukuh Sidosukmo yang bertepatan ada sumber mata airnya itu di Dukuh Sidosukmo. Terus lanjut ke Linggoasri, juga di situ yang ada sumber mata airnya,” terang Wartomo.
Ia juga menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap program ini.
"Setiap tahun, setiap tahun," imbuhnya singkat namun sarat komitmen.
Baca juga: Musim Berganti, PDAM Tirta Kajen Pasang Kuda-kuda Amankan Pasokan Air Pelanggan
Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terisolasi, perhatian konsisten dari PDAM Kabupaten Pekalongan ini mendatangkan kebahagiaan luar biasa menjelang hari raya.
Hilmi, salah seorang tokoh masyarakat di Dukuh Siangkreng, mengungkapkan rasa leganya karena kampung mereka tidak pernah luput dari perhatian PDAM setiap tahunnya.
"Terima kasih atas pemberiannya pada tahun ini. Alhamdulillah, selama PDAM ada di sini, setiap tahunnya mengeluarkan hewan kurban di Dukuh Siangkreng," ungkap Hilmi penuh syukur.
Ia menambahkan bahwa kehadiran infrastruktur dan kepedulian PDAM selama ini benar-benar membawa dampak positif yang nyata bagi kehidupan sehari-hari mereka.
"Alhamdulillah, dirasakan pada keluarga, merasakan kebahagiaan dan kesenangan dari pihak keluarga sini, warga sini," lanjutnya.
Apresiasi senada juga mengalir dari Dukuh Utomo, Desa Gutomo. Melalui tokoh masyarakatnya, Susanto, warga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian yang konsisten tersebut.
"Tanggapannya, kami sebagai warga ngaturaken banyak-banyak terima kasih kepada PDAM Kajen," tutur Susanto.

Komentar Anda