Tahun 2022 Pelayanan Perumda Air Minum Tirta Kajen Makin Mantab

KFM PEKALONGAN, KAJEN - Perumda Air Minum Tirta Kajen ( PDAM ) mentargetkan di tahun 2022 ini makin banyak sambungan air minum bagi masyarakat. Untuk mencapainya, PDAM telah meyiapkan tiga skenario yaitu jalur Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Reguler, dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Hal tersebut sebagai upaya pelayanan terhadap masyarakat dalam pemenuhan air bersih. 

Direktur Perumda Air Minum Tirta Kajen, Nur Wachid menjelaskan, untuk program MBR sebelumnya ditargetkan 3000 sambungan namun karena waktunya tidak memungkinkan, yakni januari ini batas akhir pendaftaran maka targetnya menjadi 2.000. Pendaftaran sudah dibuka sejak pertengahan Desember 2021 dan kini sudah ada sekitar 1300 dari yang ditargetkan. Animo masyarakat terhadap program ini sangat luar biasa karena dengan 500 ribu rupiah, masyarakat berpenghasilan rendah nantinya dapat menikmati sambungan air bersih dari PDAM. 

"Setelah pendaftaran, tinggal menungggu verifikasi dari pemerintah pusat sekitar bulan Februari - Maret, lalu di bulan bulan berikutnya baru dilakukan pemasangan sambungan rumah baru khusus program MBR." 

Bagi masyarakat yang tidak tercover dalam program MBR masih bisa menggunakan jalur reguler. Meskipun sambungan reguler ini biayanya lebih mahal dari program MBR akan tetapi PDAM tetap memberikan keringanan berupa angsuran biaya pemasangan. Prinsipnya PDAM akan selalu memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan sambungan air bersih. 

''Tahun ini total program sambungan rumah ada sebanyak lebih kurang 3.500, meliputi 2.000 pelanggan dari MBR, 1.250 dari reguler, dan sisanya dari Dana Alokasi Khusus. Total pelanggan PDAM tahun 2021 sekitar 23.500. Jika target di tahun 2022 tercapai maka jumlah pelanggan sambungan rumah air minum di Kabupaten Pekalongan lebih kurang 26.700." 

Bertambahnya pelanggan tentu akan dibarengi dengan tetap memberikan pelayanan prima. Dalam hal pembayaran rekening air, kini PDAM Tirta Kajen telah menggunakan sistem online. Selain itu para pelanggan juga dapat melakukan pembayaran melalui E-Commerce seperti Shopee dan Bukalapak. Harapanya, dengan makin banyak dan mudah akses pembayaran rekening air tersebut, masyarakat tidak harus datang ke kantor PDAM sehingga tidak sampai tertunda pembayarannya. 


Penulis : Nuke Shavila | Editor : Tiwi Maharani | Berita Pekalongan bisa didengar melalui 103.1 Radio Kfm | Sakpore Dangdute Pas Infone

Tidak ada komentar

Tanggapan Anda Tentang Berita Ini ?

Diberdayakan oleh Blogger.