Guna Berikan Pelayanan Maksimal, PDAM Tirta Kajen Rutin Pantau Debit Sumber Air




KFM PEKALONGAN, KAJEN - Musim kemarau yang diperkirakan hingga bulan Oktober 2023 membuat kebutuhan akan air bersih di Kabupaten Pekalongan meningkat. Guna memberikan pelayanan yang maksimal, Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kajen rutin memantau debit sumber air. Bahkan dilakukan hampir tiap hari.


Direktur Perumda Air Minum Tirta Kajen Nur Wachid menyampaikan, peningkatan kebutuhan air pelanggannya rata-rata satu meter kubik per rumah. Jika ditotal, peningkatannya 26 ribu meter kubik. Kenaikan ini cukup signifikan dibanding sebelum datang musim kemarau. 


"Jadi kami perlu memantau sumber air, yang biasanya sepekan sekali atau sebulan beberapa kali, sekarang bisa setiap hari," ungkapnya. 


Menyikapi hal ini, ujar Nur Wachid, pihaknya perlu memastikan distribusi air ke pelanggan tetap lancar. Sejauh ini belum ada kendala soal itu.


"Namun ada beberapa hal yang harus kami perhatikan selain pantauan sumber, yakni pipanisasi yang memang cukup terbatas," katanya. 


Ia berharap warga atau pelanggannya turut aktif melaporkan apabila ada gangguan atau kerusakan jaringan pipa PDAM. Tujuannya agar segera bisa diatasi.


"Laporkan saja, biar kami segera bertindak. Jadi misal ada gangguan, penanganannya tidak terlalu lama," pesannya.


Musim kemarau tahun ini cukup berdampak besar pada masyarakat. Di sejumlah desa bahkan ada yang sudah mulai membutuhkan suplai air bersih. Pemkab Pekalonganpun tanggap dan langsung memberikan bantuan air bersih baik melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan maupun lewat PDAM Tirta Kajen.

Tidak ada komentar

Tanggapan Anda Tentang Berita Ini ?

Diberdayakan oleh Blogger.