Banjir Alsintan dari Pusat! Puluhan Traktor Modern Siap Ubah Wajah Pertanian Pekalongan
KFM PEKALONGAN, KAJEN – Kabar baik datang untuk petani Kabupaten Pekalongan. Upaya Pemerintah Kabupaten Pekalongan melobi pemerintah pusat akhirnya membuahkan hasil. Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) mulai mengalir deras ke Pekalongan dan diproyeksikan menjadi motor penggerak lonjakan produktivitas pertanian pada 2026.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan, Yudhi Himawan, mengungkapkan bahwa sebagian besar bantuan alsintan telah tiba dan siap disalurkan kepada kelompok tani penerima.
“Hingga saat ini sudah turun 11 unit traktor roda empat dan 5 unit rotavator. Total sementara ada 16 unit,” ujarnya, Rabu (31/12/2025).
Tak hanya itu, jumlah bantuan alsintan masih berpeluang bertambah. Yudhi menyebut, berdasarkan informasi dari kementerian terkait, Kabupaten Pekalongan masih akan menerima tambahan dua hingga empat unit traktor roda empat dalam waktu dekat.
Penyerahan bantuan alsintan tersebut direncanakan dilakukan pada awal tahun 2026. Saat ini, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian masih menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) penerima bantuan, sekaligus menunggu kedatangan seluruh unit alsintan yang telah dialokasikan.
“Sebagian calon penerima sebenarnya sudah terdata. Namun untuk unit yang turun di akhir tahun, SK-nya belum keluar. Karena itu, penyerahan akan dilakukan sekaligus setelah seluruh SK hibah engkap,” jelasnya.
Baca juga: Dukung Arahan Presiden, Fadia Ledakkan Bantuan Pertanian Terbesar Sepanjang 2025!
Rencananya, bantuan alsintan modern ini akan diserahkan langsung oleh Bupati Pekalongan. Pemerintah daerah menargetkan kehadiran traktor dan rotavator tersebut mampu memangkas waktu olah lahan, menekan biaya produksi, sekaligus mendorong kemandirian petani.
Yudhi juga menegaskan bahwa seluruh bantuan alsintan tersebut diberikan tanpa pungutan biaya apa pun kepada petani.
“Kami pastikan tidak ada biaya. Harapannya, produktivitas meningkat dan petani semakin mandiri,” pungkasnya.

Komentar Anda