Sebulan Banjir Rendam Desa Pacar, Lansia Pengungsi Meninggal Dunia di Posko
KFM PEKALONGAN, KAJEN – Hampir satu bulan banjir merendam Desa Pacar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan. Di tengah genangan yang tak kunjung surut dan aktivitas warga yang lumpuh, kabar duka datang dari salah satu posko pengungsian.
Seorang lansia bernama Alipah, warga RT 03 RW 02 Desa Pacar, meninggal dunia di Posko Pengungsian Masjid Dupantex, Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Bagi warga yang sudah berhari-hari bertahan dalam keterbatasan, kabar tersebut menjadi pukulan emosional tersendiri.
Ketua RW 2 Desa Pacar, Sonhaji, menjelaskan bahwa kondisi kesehatan almarhumah memang sudah menurun sebelum mengungsi.
"Memang sudah lansia dan sering sakit-sakitan. Meninggal dunia di pengungsian Masjid Dupantex," ujar Sonhaji saat dihubungi.
Sebelum mengungsi, Alipah sempat tinggal di rumah menantunya selama sekitar satu minggu untuk menghindari banjir. Namun karena merasa tidak betah dan ingin kembali ke rumah sendiri, ia memilih pulang ke Desa Pacar.
Keputusan itu ternyata diikuti datangnya banjir susulan yang mendadak, hingga akhirnya ia kembali harus mengungsi bersama warga lainnya.
Di tengah kondisi darurat, pelayanan kesehatan tetap berjalan. Petugas Puskesmas Sragi rutin melakukan pemeriksaan terhadap para pengungsi, termasuk saat kondisi korban memburuk.
"Saat itu, petugas dari puskesmas Sragi yang masih bertugas di tempat pengungsian selalu memantau dan melakukan pemeriksaan," ujarnya.
Jenazah kemudian dimakamkan di TPU Bulu Desa Pacar dan disalatkan di Masjid Nurul Hasan Pacar sekitar pukul 17.00 WIB.
"Ambulans yang membawa jenazah juga dari Puskesmas Sragi," jelas Sonhaji.

Komentar Anda