Dobrak Batas Jarak, RSUD Kraton Boyong Dokter Spesialis ke Desa Rowoyoso Melalui Program 'Speling'



KFM PEKALONGAN, KAJEN – Kabar baik bagi warga pedesaan di Kabupaten Pekalongan yang selama ini kerap terkendala jarak dan waktu untuk berobat ke rumah sakit besar. RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan kembali membuat terobosan nyata dengan memboyong tim dokter spesialis mereka langsung ke tengah-tengah pemukiman warga melalui program inovatif bernama Speling (Spesialis Keliling).

Aksi jemput bola ini digelar di Balai Desa Rowoyoso, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, pada Rabu (24/6/2026). 

Lewat program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ini, warga tidak perlu lagi mengantre panjang di rumah sakit kota. Mereka bisa langsung mendapatkan pemeriksaan lanjutan, skrining penyakit, hingga deteksi dini secara gratis, cepat, dan mudah di balai desa setempat.

Kehadiran para "dokter kota" di balai desa ini langsung disambut antusiasme luar biasa. Tercatat, sebanyak 102 warga Desa Rowoyoso berbondong-bondong memanfaatkan momentum langka ini.

Baca juga : RSUD Kraton dan Bhabinkamtibmas Berburu Ratusan Kasus TBC Tersembunyi di Pekalongan

Untuk memastikan pelayanan yang maksimal, RSUD Kraton menerjunkan tiga dokter spesialis andalannya, yaitu:

1.dr. Faishol Balfas, Sp.PD., FINASIM (Spesialis Penyakit Dalam), Melayani 50 pasien.

2.dr. Siti Pattihatun, Sp.OG, (Spesialis Obstetri dan Ginekologi/Kandungan), Melayani 35 pasien.

3.dr. Fenty Iswaningtyas, Sp.KJ (Spesialis Kedokteran Jiwa), Melayani 17 pasien.

Tingginya angka kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa kebutuhan akan akses layanan medis spesialis di tingkat pedesaan sebenarnya sangatlah tinggi.

Direktur RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan, dr. Henny Rosita, menegaskan bahwa program Speling ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah strategis jangka panjang demi pemerataan keadilan fasilitas kesehatan.

"Melalui Program Speling, RSUD Kraton berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan spesialis lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa warga, khususnya yang berada di wilayah desa, dapat memperoleh pemeriksaan dan konsultasi dokter spesialis tanpa terkendala jarak maupun akses pelayanan kesehatan," tegas dr. Henny Rosita.

Baca juga: Berpacu dengan Waktu, RSUD Kraton Siapkan Skenario Cadangan Jika Proyek Tahap Akhir Meleset

Lebih lanjut, dr. Henny menjelaskan bahwa interaksi langsung antara dokter spesialis dan warga di lapangan menjadi kunci utama dalam memperkuat benteng pertahanan kesehatan masyarakat di ranah promotif dan preventif.

"Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan secara rutin, sehingga penyakit dapat diketahui lebih awal dan penanganannya menjadi lebih optimal," tambah sang Direktur.

Di hari yang sama, keseriusan dalam mengawal program ini juga ditunjukkan melalui agenda Monitoring Program Speling yang berpusat di Puskesmas Wonokerto.

Pertemuan penting ini dihadiri oleh seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Pekalongan dengan menghadirkan pakar gizi, dr. Dimas Widayu, Sp.GK., FINEM, sebagai narasumber. Evaluasi berkala ini sengaja dilakukan agar eksekusi program Speling di masa mendatang semakin matang, tepat sasaran, dan dampaknya kian nyata dirasakan oleh masyarakat luas.

Lewat sinergi apik antara Pemprov Jateng, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, puskesmas, dan RSUD Kraton, program Speling diharapkan terus konsisten bergerak menjadi motor penggerak lahirnya masyarakat Pekalongan yang lebih sehat dan sejahtera.

Tidak ada komentar

Tanggapan Anda Tentang Berita Ini ?

Diberdayakan oleh Blogger.