Bikin Alun-Alun Kajen Pecah, Dari Lari Marathon Hingga Family Walk PKK Sukses Sedot Perhatian Warga Pekalongan
KFM PEKALONGAN, KAJEN – Kawasan Alun-alun Kajen mendadak penuh sesak dan penuh energi pada Minggu (23/8/2026). Perpaduan ajang olahraga bergengsi Half Marathon Kajen 2026 dan kehangatan acara Family Walk PKK 2026 sukses menyedot perhatian ribuan warga dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-404 sekaligus HUT Ke-81 Republik Indonesia.
Kemeriahan diawali dengan kompetisi lari Half Marathon yang menantang para peserta di tiga kategori jalur, yakni 21K, 10K, dan 5K. Suasana kian cair dan menghebohkan saat agenda berlanjut ke Family Walk PKK yang ditutup dengan sesi senam zumba bersama di tengah alun-alun.
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., mengungkapkan bahwa kolaborasi ajang olahraga dan jalan sehat keluarga ini menjadi wadah efektif untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.
“Half Marathon Kajen 2026 mempertandingkan nomor 21K, 10K, dan 5K. Dan ditutup dengan Family Walk 2026 yang diinisiasi oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan. Ini melibatkan seluruh keluarga dan kemudian diakhiri dengan senam zumba,” ujar Plt. Bupati.
Ia menambahkan, agenda besar ini dirancang tidak sekadar untuk mengajak hidup sehat, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah.
“Pertama untuk kepingin sehat. Yang kedua, untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke-404, plus Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Melibatkan seluruh masyarakat. Selanjutnya adalah menumbuhsemangatkan persatuan dan kesatuan, persaudaraan, solidaritas untuk membangun bersama Kabupaten Pekalongan,” jelasnya.
Di sisi lain, kehadiran Family Walk memberikan warna beda dari kegiatan PKK pada umumnya. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, Dr. Galuh Kirana Dwi Areni, SS, M.Pd, menegaskan komitmennya untuk mendobrak stigma bahwa PKK hanya berfokus pada kaum ibu semata.
“Family Walk-nya sendiri memang konsepnya family, karena harapannya PKK itu tidak hanya urusan ibu-ibu. PKK itu kan sebenarnya keluarga,” ungkap Dr. Galuh.
Melalui kegiatan jalan santai lintas generasi ini, ia berharap harmonisasi dan pembagian peran di dalam rumah tangga bisa makin kuat.
“Makanya ini kami merangkul supaya keluarga juga ada peran bapak, ada peran anak di dalam keluarga. Jadi kita mengadakan jalan santai bersama keluarga,” pungkasnya.

Komentar Anda