Obesitas pada Perempuan Bisa Picu Kanker hingga Jantung, Dokter RSUD Kraton Turun ke Desa Beri Peringatan
KFM PEKALONGAN, KAJEN – Obesitas pada perempuan ternyata bukan sekadar persoalan penampilan atau berat badan berlebih. Kondisi ini bahkan dapat memicu berbagai penyakit serius, mulai dari gangguan pernapasan hingga kanker.
Peringatan tersebut disampaikan langsung oleh dokter spesialis RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan saat turun ke desa melalui program SPELING (Spesialis Keliling) yang digelar di Puskesmas 2 Kedungwuni, Desa Tangkil Kulon, Kecamatan Kedungwuni, Kamis (26/2/2026).
Program SPELING merupakan inisiatif layanan kesehatan di Jawa Tengah yang menghadirkan dokter spesialis langsung ke desa-desa. Melalui program ini, masyarakat dapat memperoleh konsultasi dan pemeriksaan medis tanpa harus datang dan mengantre di rumah sakit.
Dalam kegiatan tersebut, dokter spesialis gizi klinik dr. Dimas Widayu, Sp.GK, FINEM menyampaikan materi bertema Bahaya dan Dampak Obesitas pada Wanita.
Baca juga: Banjir Rendam Permukiman, Warga Pekalongan Mengungsi, RSUD Kraton Kirim Bantuan ke BPBD
Dalam paparannya, dr. Dimas menegaskan bahwa obesitas dapat menjadi pemicu berbagai penyakit kronis yang berbahaya.
“Obesitas pada wanita dapat memicu henti napas saat tidur (sleep apnea), memperberat asma, meningkatkan risiko kanker payudara, hingga penyakit jantung koroner,” jelas dr. Dimas.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga pola makan dengan komposisi gizi yang seimbang.
Menurutnya, tubuh membutuhkan asupan karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral dalam proporsi yang tepat agar tetap sehat dan terhindar dari risiko obesitas.
Lebih lanjut, dr. Dimas menekankan bahwa pengendalian berat badan tidak bisa dilakukan secara instan.
Baca juga: Gedung Baru RSUD Kraton Masuk Fase Akhir, DPRD Pastikan Tak Molor dan Siap Beroperasi 2026
Perubahan gaya hidup secara konsisten, mulai dari pola makan hingga aktivitas fisik, menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan dalam jangka panjang.
Kegiatan edukasi kesehatan tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Edi Herijanto, serta anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah periode 2024–2029 dari Fraksi PKB Daerah Pemilihan XIII yang bertugas di Komisi E, Hj. Sumarwati.
Dalam kesempatan itu, Sumarwati mengingatkan masyarakat, khususnya perempuan, untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri.
Ia menekankan empat pilar utama dalam menjaga kesehatan, yaitu mengonsumsi gizi seimbang, rutin berolahraga, tidur cukup, serta mampu mengelola stres dengan baik.
Program SPELING sendiri menjadi salah satu langkah nyata RSUD Kraton dalam mendekatkan layanan kesehatan spesialis kepada masyarakat hingga tingkat desa.
Tidak hanya memberikan layanan kuratif, kegiatan ini juga memperkuat upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan secara langsung kepada masyarakat.
Melalui pendekatan jemput bola tersebut, RSUD Kraton diharapkan tidak hanya menjadi pusat rujukan layanan kesehatan, tetapi juga motor penggerak peningkatan literasi kesehatan masyarakat di Kabupaten Pekalongan.

Komentar Anda