Lebih Rajin Kunker Ketimbang Paripurna, Kursi Kosong DPRD Pekalongan Kembali Disorot
KFM PEKALONGAN, KAJEN – Pemandangan deretan kursi kosong dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan kembali menjadi buah bibir. Ironisnya, di saat absensi rapat di gedung sendiri kerap bolong, tingkat kehadiran para wakil rakyat ini justru dilaporkan melonjak tajam saat agenda kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah.
Berdasarkan pantauan lapangan dalam dua pekan terakhir, fenomena "kursi tak bertuan" ini terjadi hingga tiga kali berturut-turut dalam rapat paripurna. Bahkan, beberapa oknum anggota dewan kedapatan absen total dan sama sekali tidak menampakkan batang hidungnya di seluruh rangkaian agenda penting tersebut.
Menanggapi rapor merah kedisiplinan ini, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, angkat bicara seusai rapat paripurna di gedung DPRD setempat, Rabu (1/7/2026). Munir menegaskan bahwa pihaknya bersama Badan Kehormatan (BK) terus berupaya membenahi masalah klasik ini.
Baca juga: Siasat "Pintar" Oknum Anggota DPRD Pekalongan: Dua Kali Bolos Rapat, Titik Ketiga Baru Datang
"Enggak ada yang beda, sama komitmennya bagaimana agar semua anggota patuh terhadap tata aturan dan kode etik. Hanya mungkin penerapannya yang ditafsirkan berbeda," ujar Munir.
Ia tidak menampik bahwa masalah kedisiplinan kehadiran ini masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi internal legislatif.
Meski sorotan tajam mengarah ke gedung dewan, Munir mengklaim bahwa langkah persuasif yang dilakukannya mulai membuahkan hasil. Menurutnya, grafik kehadiran anggota dewan perlahan merangkak naik jika dibandingkan dengan waktu-waktu sebelumnya.
Jika biasanya jumlah anggota yang mangkir berkisar antara lima hingga sepuluh orang dalam sekali rapat, kini angka tersebut diklaim mulai menyusut.
"Kami sudah mencanangkan semua anggota dewan untuk aktif. Alhamdulillah sekarang meningkat. Yang penting ada peningkatan," tuturnya.
Munir mengalkulasikan ada lonjakan kehadiran sekitar 25 persen berkat dorongan aktif yang terus dilakukan pimpinan. Ia pun memasang target optimistis agar performa kehadiran ini bisa menyentuh angka sempurna demi menjaga marwah wakil rakyat dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat nanti kita akan bisa 100 persen di dalam setiap rapat-rapat," ucap Munir menandaskan.

Komentar Anda