Kejuaraan Billiar Tingkat Internasional Bakal Digelar di Pekalongan


KAJEN - Kejuaraan billiar tingkat internasional bertajuk ”Xingjue Open” dengan total hadiah senilai Rp 500 juta,akan digelar selama enam hari yakni mulai 24-29 februari 2020,di Merdeka Billiar  Jalan Kurinci No 168 Podosugih, Pekalongan Barat.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua POBSI Jawa Tengah Periode 2019 – 2023, Willyanto yang juga sekaligus owner Merdeka Billiar Pekalongan,Sabtu (22/02/2020).

"Event yang kami selenggarakan adalah Xingjue Open,sesuai dengan tema kejuaraan, maka pebilliar dunia, nasional, maupun daerah bakal ikut dan meramaikannya serta berebut menjadi yang terbaik,"ungkapnya.

Dikatakan,salah satu tujuannya adalah untuk meramaikan olahraga billiar di indonesia dimana persaingan antar daerah semakin ketat menjelan PON 2020 di Papua.

"Semoga dengan pertandingan ini akan meningkatkan gairah olahraga billiar ditingkat nasional,"ujarnya.

Disebutkan,pertandingan  dimulai tanggal 24 februari dengan pelantikan Ketua POBSI Jawa Tengah Periode 2019 – 2023 dan kepengurusannya  pada pukul 08.00 Wib oleh Syafril Nasution  dan diagendakan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI), Hary Tanoesoedibjo bakal hadir.

"Selanjutnya acara akan dilanjutkan dengan penandatangan prasasti untuk peresmian Merdeka Billiar oleh Habib Lutfi.Dan terakhir pada tanggal 29 februari,"tutur Willy.

Disebutkan,banyak rumah billiar yang mengadakan pertandingan dan hadiahnya adalah belajar billiar di Merdeka Billiar Pekalongan ini.

"Untuk itu dengan jumlah peserta yang diluar ekpektasi,sangat bagus,maka kejuaraan ini akan kami jadikan agenda tahunan,"ucapnya.

Untuk pendaftaran peserta sudah dimulai pada awal januari dan ditutup dua hari sebelum kejuaraan berlangsung yakni tanggal 21 Februari.

"Pemain asing yang sudah mendaftarkan diri adalah dari Singapore, Malaysia, Vietnam, Philippine, Brunei, Taiwan, Inggris, dan Perancis. Bagi masyarakat Kota Batik yang ingin menyaksikan pakar-pakar billiar bertanding tidak perlu bingung soal biaya karena tidak dipungut biaya,"tandas Willy.

Adapun,terkait image olahraga billiar yang dianggap buruk,POBSI Jateng pada umumnya dan khususnya Kota Pekalongan bakal menggandeng Dinas Pendidikan setempat. Dalam hal ini, pihaknya ingin menyosialisasikan billiar ke kalangan pelajar sebagai salah satu pelajaran ekstra kulikuler.Karena billiar,menurutnya adalah murni olahraga yang membutuhkan stamina maupun teknik yang bagus.

”Jangan khawatir soal intruktur, karena dua atlet kami yakni Ricky Yang dan Yoni siap melatih mereka,” pungkasnya.(Ros-Nk)

Tidak ada komentar

Tanggapan Anda Tentang Berita Ini ?

Diberdayakan oleh Blogger.