Gading Bocah Difabel Penjual Rokok Keliling Dapat Kado Lebaran dari Menteri Sosial Tri Rismaharini

KFM PEKALONGAN, KAJEN - Gading Ogi Syahputra (17) warga Dukuh Bubak RT 2 RW 7, Desa Kebonagung, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, difabel yang berjualan rokok keliling komplek Pemkab Pekalongan, alun-alun Kajen dapat hadiah spesial dari Menteri Sosial RI Tri Rismaharini.

Mensos menyerahkan Motor listrik roda tiga dan modal usaha sebesar Rp.19 juta kepada Gading, Minggu (5/16/2021).

"Saya hari ini menyerahkan bantuan untuk Gading, agar bisa beraktivitas lebih mudah lagi. Selain itu, kita juga memberikan aksesibilitasnya dan modal untuk usaha," kata Mensos Risma.

Menurut Risma, ia mengetahui keberadaan Gading dari pemberitaan sejumlah media sehingga menjadi viral. Gading patut memperoleh bantuan karena semangatnya dalam berusaha untuk membantu ekonomi keluarganya meskipun memiliki kekurangan pada fisiknya.

"Walaupun penyandang disabilitas, namun memiliki semangat bekerja untuk membantu orang tuanya. Dengan menggunakan sepeda onthel yang sudah dimodifikasi, Gading berjualan rokok keliling di sekitar alun-alun Kajen," jelasnya.

Bantuan motor roda tiga yang diberikan kepada Gading ini merupakan keinginannya yang disampaikan kepada perwakilan Kemensos RI yang sebelumnya sudah berkunjung kerumah Gading beberapa waktu lalu. Hal itu kemudian ditindaklanjuti dan akhirnya sepeda motor yang diinginkan gading tercapai.

''Harapan kami, sepeda motor listrik roda tiga ini bisa memudahkan Gading dalam beraktifitas berjualan keliling rokok dan jajanannya. Bahkan tadi mengatakan ingin punya toko kelontong, makanya kita juga berikan bantuan modal," ucap Risma.

Lebih lanjut Mensos Risma mengatakan, pihaknya juga akan memberikan terapi kepada Gading. Sebab seorang difabel yang hampir mirip kondisinya seperti Gading, setelah rutin menjalani terapi kini kondisinya lebih baik.

"Sudah 32 tahun dia difabel asal Solo, tidak bisa jalan. Saya temukan saat saya menjadi Menteri. Tiga bulan setelah menjalani terapi, difabel tersebut bisa jalan. Artinya ini bisa, namun harus terapinya telaten gitu," kata Risma.

Risma juga mengungkapkan, bahwa bantuan alat seperti itu untuk penyandang disabilitas sudah disiapkan Kemensos sekitar 490 buah. Alat tersebut sangat beragam, sesuai dengan kondisi tubuhnya seperti tuna netra, tuna rungu, dan lainnya.

"Intinya, dengan bantuan tersebut para penyandang disabilitas bisa lebih mudah beraktifitas dan tidak tergantung dengan orang lain."

Sementara itu Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, sangat berterimakasih kepada Mensos yang datang dari Jakarta untuk menyerahkan bantuan sepeda motor listrik kepada Gading.

"Paling tidak, bantuan alat itu bisa menjadi penyemangat bagi Gading dalam menjalankan usahanya sebagai pedagang keliling. Di samping itu juga memudahkan anak itu dalam beraktifitas sehingga tidak lagi menggenjot sepeda onthel seperti yang dilakukan sebelumnya," kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi.

Bupati juga mengatakan, kedatangan Mensos ke Kota Santri ini juga berimbas terhadap penyandang disabilitas lainnya yang ada di Kabupaten Pekalongan. Mereka menjadi sangat diperhatikan oleh pemeritah pusat.

Penulis : Nuke Shavila | Editor : Tiwi Maharani | Berita Pekalongan dapat anda dengarkan melalui 103.1 Radio Kfm | Sakpore Dangdute Pas Infone |

 

Tidak ada komentar

Tanggapan Anda Tentang Berita Ini ?

Diberdayakan oleh Blogger.