Kecamatan Petungkriyono Terendah dalam Capaian Vaksinasi

KFM PEKALONGAN, PETUNGKRIYONO - Bus Vaksinasi dari Provinsi Jawa Tengah blusukan hingga ke daerah dataran tinggi, Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan. Seperti diketahui, bahwa Kabupaten Pekalongan sampai saat ini masih berada di level tiga PPKM karena capaian vaksinasinya masih belum memenuhi ambang ketentuan yaitu 50 persen dari target sasaran. Dan salah satu wilayah yang paling rendah capaian vaksinasinya adalah Kecamatan Petungkriyono. 

Pj Sekda Kabupaten Pekalongan, Budi Santosa, dalam sambutannya saat meninjau kegiatan vaksinasi di Kecamatan Petungkriyono, Selasa (16/11/2021) menyampaikan, Kecamatan Petungkriyono merupakan kecamatan dengan persentase vaksinasi Covid-19 terendah, bahkan untuk dosis pertama saja dibawah 30%. Masih banyak para lansia di wilayah ini yang belum divaksin. Untuk itu pada kesempatan tersebut ia memberikan motivasi terhadap masyarakat agar segera melakukan vaksinasi. 

"Saya minta tolong kepada bapak, ibu, mas-mas, mbak-mbak yang bapak ibunya belum divaksin, yang mbahnya belum divaksin, untuk kerso divaksin ke Puskesmas, gratis mboten ada dampak apa-apa. Mulai dari presiden sampai yang lainnya nggak ada dampak apa-apa. Justru kalau panjenengan belum vaksin gampang tertularnya. Walaupun panjenengan pakai masker, itu kalau yang varian delta, lewat aja bisa tertular." 

Demi mendorong para lansia di Petungkriyono agar bersedia divaksin, pemerintah Kabupaten Pekalongan memberikan iming-iming berupa hadiah sepeda motor. Para lansia yang divaksin maka akan mendapatkan kupon undian yang nantinya kupon tersebut akan diundi pada akhir tahun untuk memperebutkan satu unit sepeda motor. Tidak hanya lansia yang berkesempatan dapat kupon undian berhadiah, namun bagi warga lain yang mengajak atau membawa lansia untuk vaksinasi juga akan mendapatkan kupon. 

"nantinya bagi manula atau lansia yang usia 60 tahun ke atas nanti akan diundi dibulan akhir desember hadiahnya motor lha nanti lansia berhak menerima hadiah walaupun yang dapat mungkin cuma satu atau dua orang saja karena kan diundi. Makanya semuanya diajak biar dapat kesempatan ikut undian vaksin berhadiah motor." 

Pj Sekda menegaskan, bahwa vaksin ini sangat penting dalam upaya memerangi Covid-19. Makin banyak orang yang divaksin maka potensi penyebaran virus tersebut semakin kecil. Apalagi pemerintah juga telah mengeluarkan aturan terkait pelayanan adminduk maupun bantuan-bantuan sosial, syarat mutlaknya adalah mereka yang sudah divaksin. Jika belum, maka otomatis warga tersebut tidak akan dilayani. 



Penulis : Nuke Shavila | Editor : Tiwi Maharani | Berita Pekalongan bisa didengar melalui 103.1 Radio KFM | Sakpore Dangdute Pas Infone

Tidak ada komentar

Tanggapan Anda Tentang Berita Ini ?

Diberdayakan oleh Blogger.