Malam Resepsi Hari Jadi Ke-401 Kabupaten Pekalongan, Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah



KFM PEKALONGAN, KAJEN - Ribuan masyarakat tumpah ruah ingin menyaksikan pesta kembang api dan penampilam dari Salsa Bintan, pada malam Resepsi Hari Jadi ke-401 Kabupaten Pekalongan. Kegiatan berlangsung di panggung utama Pekan Raya Kajen (PRK) 2023, Jumat (25/8/23).


Ketua Panitia Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-401 Kabupaten Pekalongan Yudhi Himawan menjelaskan, sesuai arahan dari Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, yakni supaya malam resepsi kali ini lebih dekat dengan Masyarakat. Untuk itu pelaksanaan malam resepsi tahun ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Dimana biasanya bertempat di halaman Pendopo Rumah Dinas Jabatan Bupati Pekalongan, untuk tahun ini berada di Panggung PRK 2023. 


"Berdasarkan saran dan arahan dari Bupati, bahwa untuk resepsi hari jadi yang sebelumnya dilakukan di pendopo kita geser ke area PRK," jelas Yudhi.


Lebih lanjut Ia menyampaikan, malam resepsi ini adalah puncak dari kegiatan Hari Jadi ke-401 Kabupaten Pekalongan. Sebelumnya sudah diadakan beberapa agenda diantaranya adalah apel hari jadi dilanjutkan dengan sidang paripurna di pagi harinya dan pawai mobil hias di siang hari yang berlangsung sangat meriah.


"Dan dipuncak hari ini ada pesta kembang api dan penampilan dari artis-artis nasional," katanya.


Tidak hanya itu saja, pada awal rangkaian juga telah dilaksanakan pelayanan terpadu sidang isbat nikah, jalan sehat dan cek kesehatan gratis, pemberian tali asih oleh KORPRI, lomba sepak bola mini, dan Ziarah ke Makam Mandurorejo. 


Sementara itu Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dengan didampingi para kepala OPD dan jajaranya mengucapkan selamat hari jadi ke-401 Kabupaten Pekalongan. Pada empat abad Pekalongan ini Bupati baru menjabat kurang lebih dua tahun. Masih banyak PR yang harus dikerjakan. Karena PR ini adalah tinggalan dari Pemimpin-pemimpin yang dahulu. 


"Dimana masih banyak PR saya yakni jalan yang rusak di Kabupaten Pekalongan, masih ada banjir, dan masih ada rob," ungkap Fadia.


Selain itu Fadia mengatakan, berkat do'a dari masyarakat, di tahun 2023 ini Kabupaten Pekalongan banyak mendapatkan penghargaan. Salah satunya adalah dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.


"Kita mendapatkan peringkat ke satu, pada plafond merdeka belajar se Jawa Tengah. Sebelumnya mendapat peringkat ke 34," ucap Bupati Fadia.


Kemudian angka kemiskinan dari 11 persen menjadi 9 persen. Selanjutnya penghargaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yaitu Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama dua tahun berturut-turut.


"Artinya Alhamdulillah itu menunjukan pemerintahan yang bersih, transparan dan semuanya sesuai aturan," tegas Fadia.

Tidak ada komentar

Tanggapan Anda Tentang Berita Ini ?

Diberdayakan oleh Blogger.