Banjir Hantam Sumber Mata Air Sidosukmo, Aliran PDAM Pekalongan Terganggu
KFM PEKALONGAN, KAJEN – Banjir yang melanda Kabupaten Pekalongan tak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga memukul sektor vital penyediaan air bersih. Sumber mata air Sidosukmo dilaporkan mengalami kerusakan parah, sehingga berdampak langsung pada terganggunya distribusi air bersih ke ribuan pelanggan PDAM Kabupaten Pekalongan.
Direktur PDAM Kabupaten Pekalongan, Nur Wachid, melalui Kepala Bagian Administrasi Umum Ari Widiyanto, menyebut kerusakan tersebut dipicu tingginya curah hujan yang memicu banjir pada Senin malam. Kondisi ini menyebabkan gangguan serius pada sistem aliran distribusi air.
Baca juga: PDAM Pekalongan Dorong Pembayaran Digital, 58% Pelanggan Sudah Manfaatkan Aplikasi
Penanganan darurat langsung dilakukan sejak dini hari. PDAM saat ini fokus melakukan sejumlah pekerjaan teknis pada jalur distribusi guna memulihkan pasokan air ke pelanggan. Meski masih dalam tahap perbaikan, PDAM optimistis gangguan tidak akan berlangsung lama.
"Perbaikan telah kami lakukan sejak pukul 03.00 dan ditargetkan selesai sebelum pukul 15.00," ujar Ari kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Rabu (21/1/2026).
Ari menjelaskan, pihaknya sebenarnya telah melakukan mitigasi risiko menghadapi cuaca ekstrem. Namun, intensitas hujan sejak akhir Desember hingga Januari ini berada di luar prediksi, sehingga menyebabkan kerusakan di beberapa titik sistem jaringan perpipaan.
Baca juga: PDAM Kabupaten Pekalongan Pasang Sambungan Rumah Gratis untuk Warga Tak Mampu di Karyomukti
Sebagai langkah antisipasi, PDAM mengimbau masyarakat agar bersiap menghadapi kemungkinan gangguan distribusi air bersih, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor.
"Untuk itu, PDAM mengimbau pelanggan untuk menyiapkan tandon atau bak penampungan air di rumah masing-masing guna mengantisipasi gangguan distribusi akibat banjir dan tanah longsor," jelasnya.
Tak hanya itu, PDAM juga berharap dukungan penuh dari masyarakat agar proses perbaikan dapat berjalan lancar.
"Kami juga meminta dukungan serta doa dari masyarakat agar proses perbaikan dapat segera diselesaikan dan distribusi air bersih kembali berjalan normal," pungkasnya.

Komentar Anda