Gaspol Produksi Pangan 2026, Pekalongan Bidik 222 Ribu Ton Padi, Petani Diperkuat Drone hingga Combine Harvester
KFM PEKALONGAN, KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memasang target ambisius di sektor pertanian pada 2026. Produksi pangan dipatok melonjak tajam, dengan komoditas utama padi ditargetkan mencapai 222.221 ton, meningkat dibanding realisasi 2025 yang berada di angka 213.562 ton.
Tak hanya padi, target produksi jagung ditetapkan 12.600 ton, sementara tebu dipatok 115.093 ton. Target tersebut menjadi bagian dari kontribusi Kabupaten Pekalongan dalam mendukung target besar Jawa Tengah pada 2026, yakni produksi padi lebih dari 10,5 juta ton, jagung 3,7 juta ton, dan tebu 4,41 juta ton.
Meski target tergolong tinggi, Pemkab Pekalongan menyatakan kesiapan penuh. Optimisme itu diperkuat dengan bantuan puluhan unit alat dan mesin pertanian (alsintan) dari pemerintah pusat yang baru saja diterima.
Baca juga: Banjir Alsintan dari Pusat! Puluhan Traktor Modern Siap Ubah Wajah Pertanian Pekalongan
Bantuan alsintan tersebut disalurkan ke berbagai kelompok tani di sejumlah kecamatan, mulai dari Kandangserang, Doro, Karanganyar, Kajen, Karangdadap, Talun, Sragi, Kesesi, Bojong, hingga Wiradesa. Sebagian unit juga dikelola langsung oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) guna mendukung operasional serta penanganan lahan secara cepat.
“Dengan dukungan alsintan dan semangat petani, kami optimistis target pangan 2026 bisa tercapai,” kata Wakil Bupati Pekalongan Sukirman usai menyerahkan bantuan alsintan secara simbolis di kantor DKPP setempat, Rabu (21/1/2026).
Sukirman berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal dan dikelola secara tertib oleh kelompok tani penerima. Terlebih, alsintan yang diberikan sudah mengusung teknologi modern, termasuk drone pertanian yang dapat digunakan untuk penyemprotan pupuk dan pengendalian hama dari udara.
Baca juga: Dukung Arahan Presiden, Fadia Ledakkan Bantuan Pertanian Terbesar Sepanjang 2025!
Selain fokus pada pertanian sawah, Pemkab Pekalongan juga mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga.
"Ini juga penting untuk memperkuat ketahanan pangan dari level rumah tangga," ucapnya.
Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Pekalongan Yudi Himawan menjelaskan, bantuan alsintan yang diterima tergolong lengkap dan disesuaikan dengan kebutuhan riil petani di lapangan.
Bantuan tersebut meliputi 17 unit traktor roda empat, 8 unit traktor crawler, 6 unit drone pertanian, serta 2 unit combine harvester.
“Alsintan ini akan digunakan untuk mendukung percepatan tanam dan peningkatan hasil produksi, terutama padi, jagung, dan tebu,” ujar Yudi.

Komentar Anda