Mobil Operasional PLN Terjun ke Jurang 160 Meter di Lebakbarang, Helm dan Tas Petugas Ditemukan di Dasar Sungai



KFM PEKALONGAN, KAJEN – Sebuah mobil operasional PLN bernomor polisi K 1069 FB ditemukan jatuh ke dasar jurang alur Sungai Jangkar, tepatnya di Dukuh Krandegan, Desa Mendolo, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Selasa (27/1/2026). Lokasi kendaraan berada di kawasan rawan longsor dengan medan terjal dan licin.

Keberadaan mobil tersebut pertama kali dilaporkan oleh perangkat Desa Mendolo, Casbari, sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, anggota TNI tengah melaksanakan pembersihan material longsor di kawasan Temburung, kompleks alur Sungai Jangkar.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh tim gabungan dari Koramil 17/Lebakbarang, Bhabinkamtibmas, serta personel Trantib Kecamatan Lebakbarang untuk memastikan kondisi di lokasi.

Bati Tuud Koramil 17/Lebakbarang, Peltu Samiran, mengungkapkan bahwa petugas harus menyusuri tebing curam demi mencapai lokasi kendaraan yang berada di dasar jurang.

“Setelah berkoordinasi dengan Kepala Dusun Krandegan sebagai penunjuk jalan, kami turun ke dasar jurang dengan perkiraan kedalaman sekitar 160 meter. Medannya cukup terjal dan licin,” jelas Peltu Samiran.

Baca juga: Longsor Beruntun Terjang Petungkriyono, Lebakbarang, dan Talun, TNI Bergerak Cepat Amankan Warga dan Akses Jalan

Di dasar jurang, petugas menemukan satu unit mobil Toyota Avanza warna hitam dengan nomor polisi K 1069 FB. Tak jauh dari kendaraan, ditemukan sebuah helm merah serta tas punggung. Di dalam tas tersebut terdapat kartu tanda anggota atas nama Lukman Hakim, kacamata hitam, gergaji lipat, dan kaos merah bertuliskan America Jeans.

Berdasarkan informasi warga setempat, mobil tersebut sebelumnya dikendarai oleh Lukman Hakim yang diduga merupakan petugas PLN yang hendak menuju Desa Mendolo untuk memperbaiki gangguan jaringan listrik.

“Sudah saya sarankan untuk tidak melanjutkan perjalanan, karena kondisi malam dan kendaraan dikeluhkan kampas koplingnya habis. Tapi tetap dilanjutkan,” ujar Rohadi.

Sesampainya di tanjakan setelah jembatan Kali Jangkar, kendaraan diduga tidak kuat menanjak dan akhirnya ditinggalkan sekitar pukul 22.00 WIB. Lukman bersama dua rekannya kemudian melanjutkan perjalanan menuju Desa Mendolo dengan berjalan kaki.

Baca juga: TPA Bojonglarang Longsor, Sampah Plastik Cemari Sungai dan Tutup Lahan Warga, Polisi Turun Langsung ke Lokasi

Hingga saat ini, mobil masih berada di lokasi kejadian karena proses evakuasi memerlukan peralatan khusus serta koordinasi lintas instansi terkait.

Peltu Samiran menambahkan, pihaknya masih melakukan pendalaman informasi terkait keberadaan pengemudi dan dua rekannya untuk memastikan kondisi mereka pascakejadian.

“Fokus kami saat ini pengamanan lokasi dan koordinasi evakuasi kendaraan bersama pihak kepolisian dan instansi terkait,” pungkasnya.

Sementara itu, Asisten Manager Keuangan dan Umum PLN UP3 Pekalongan Azwar Dwi Artanto membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Iya benar, mobil operasional mitra kerja PLN setelah selesai penanganan recovery suply kelistrikan di daerah Lebakbarang, terjebak longsoran saat perjalanan pulang menuju kantor,” kata Azwar.

Ia memastikan seluruh petugas yang berada di dalam kendaraan dalam kondisi selamat.

“Alhamdulillah selamat semuanya, karena telah dijemput tim yang lain melalui jalur alternatif, sementara mobil ditinggal di lokasi. Qodarullah mobil tersebut terkena dampak tanah longsor, juga dan terperosok masuk ke jurang,” ucapnya.

Tidak ada komentar

Tanggapan Anda Tentang Berita Ini ?

Diberdayakan oleh Blogger.