Resmi Dikukuhkan, Pengurus Baru LDII Pekalongan Langsung Dapat “Tugas Berat”: Diminta Terjun Hadapi Bencana
![]() |
| Prosesi pelantikan pengurus baru DPD LDII Kabupaten Pekalongan. |
KFM PEKALONGAN, KAJEN – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Pekalongan periode 2025–2030 resmi dilantik dan dikukuhkan, Selasa (27/01/2026). Acara pengukuhan digelar di Rumah Dinas Pendopo Bupati Pekalongan dan dihadiri jajaran Forkopimda, FKUB, MUI, serta tamu undangan.
Pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan DPW LDII Provinsi Jawa Tengah tentang pengesahan kepengurusan DPD LDII Kabupaten Pekalongan periode 2025–2030 oleh Sekretaris DPW LDII Jawa Tengah, Eko Sutanto.
Susunan pengurus DPD LDII Kabupaten Pekalongan yang dikukuhkan yakni Dewan Penasihat H. Kartono, Ketua H. Suwondo, Sekretaris H. Wenang Dwi Pramana, Bendahara H. Jasno, serta Sekretaris Rohmat. Pelantikan secara simbolis dilakukan langsung oleh Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Tengah, Prof. Dr. H. Singgih Tri Sulistiyono.
Ketua DPD LDII Kabupaten Pekalongan yang baru, H. Suwondo, menegaskan bahwa LDII sebagai bagian dari masyarakat Indonesia memiliki peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“LDII sebagai bagian dari masyarakat Indonesia mempunyai peran sangat penting dalam meningkatkan keikutsertaan secara aktif dalam mewujudkan masyarakat madani yang demokratis berdasarkan Pancasila dan undang-undang Dasar 1945,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa LDII terus berupaya meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Kami juga terus meningkatkan kualitas dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara mewujudkan masyarakat Indonesia yang maju demokratis dan berkeadilan sosial berdasarkan Pancasila dan undang-undang dasar negara Republik Indonesia tahun 1945,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Tengah, Prof. Dr. H. Singgih Tri Sulistiyono, memberikan pesan khusus kepada pengurus yang baru dilantik agar menjalankan amanah organisasi dengan niat ibadah.
“Diminta untuk diniati mencari ridho pahala dari Allah. Karena hidup didunia tugas utama untuk beribadah,” ungkapnya.
Menurutnya, ibadah memiliki makna luas dan harus menjadi landasan dalam setiap aktivitas organisasi.
“Ibadah dalam pengertian yang luas. Kuncinya setiap kegiatan harus diniati ibadah kepada Allah termasuk menjadi pengurus organisasi, menjalankan organisasi seperti pemberdayaan ekonomi, kepemudaan dan lainnya,” jelas Ketua DPW LDII Jateng.
Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq turut menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus DPD LDII Kabupaten Pekalongan yang baru saja dikukuhkan. Ia berharap terjalin komunikasi yang baik antara LDII dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
“Sehingga LDII bisa lebih berkembang dengan pesat. Bisa ikut mendukung visi misi Bupati Wakil Bupati Pekalongan dengan baik, bisa ikut menunjukkan kontribusinya yang hebat,” kata Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti kondisi Kabupaten Pekalongan yang tengah menghadapi musim hujan dan rawan bencana longsor. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk LDII, untuk ikut terlibat aktif dalam penanganan bencana.
“Kabupaten Pekalongan sekarang sedang musim hujan, musim longsor, untuk itu diharapkan bareng-bareng mengatasi. Karena ini bukan hanya PR dari pemerintah, bukan PR Kapolres, Dandim dan bukan PR-nya dari Kejaksaan,” tegasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan saling membantu ketika terjadi bencana.
“Kita semua bagaimana menjaga lingkungan Kabupaten Pekalongan ini, agar kalau ada longsor di daerah panjenengan bisa sama-sama dibantu, sama-sama diinformasikan sama-sama ikut kerja bakti. Sehingga masalah-masalah yang ada di Kabupaten Pekalongan ini cepat terselesaikan dengan baik,” imbuhnya.

Komentar Anda