Longsor Beruntun Terjang Petungkriyono, Lebakbarang, dan Talun, TNI Bergerak Cepat Amankan Warga dan Akses Jalan




KFM PEKALONGAN, KAJEN – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Pekalongan memicu rangkaian bencana tanah longsor di sejumlah kecamatan. Petungkriyono, Lebakbarang, dan Talun menjadi wilayah terdampak, dengan longsor menutup akses jalan hingga mengancam permukiman warga. TNI melalui jajaran Koramil langsung turun ke lapangan melakukan evakuasi, pembersihan material, dan pengamanan warga.

Petungkriyono: Longsor Susulan Capai Puluhan Kali

Longsor pertama terjadi di puncak Bukit Beser, Dukuh Mudal, Desa Yosorejo, Kecamatan Petungkriyono, pada Kamis (22/1/2026) pukul 06.45 WIB. Peristiwa ini dipicu hujan lebat yang berlangsung sejak Rabu (21/1) malam hingga dini hari.

Material longsor mengarah ke selatan dan tertahan di lembah, namun hingga Jumat pagi tercatat sekitar 30 kali longsor susulan. Bahkan, pada Jumat (23/1/2026) pukul 11.15 WIB, longsoran dilaporkan telah menutup jalan penghubung Dukuh Dranan dan Dukuh Mudal.

Dandim 0710/Pekalongan Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang melalui Danramil Petungkriyono menyampaikan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah cepat bersama Babinsa dan aparat terkait.

Baca juga: TPA Bojonglarang Longsor, Sampah Plastik Cemari Sungai dan Tutup Lahan Warga, Polisi Turun Langsung ke Lokasi

“Kami langsung mendatangi lokasi, melakukan koordinasi lintas sektor, serta memonitor perkembangan longsoran. Dua kepala keluarga yang berpotensi terdampak sudah kami imbau untuk sementara mengungsi ke tempat aman,” tegas Danramil Petungkriyono, Kapten Inf. Suswantoro.

Ia juga mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan mengingat musim hujan masih berpotensi memicu longsor susulan.

Lebakbarang: Jalan Penghubung Kecamatan Sempat Tertutup

Sementara itu, di Desa Lebakbarang, Kecamatan Lebakbarang, longsor menutup badan jalan PU yang menghubungkan wilayah Lebakbarang–Karanganyar. Material tanah dan pohon tumbang terjadi di Dukuh Karanggondang.

Dua anggota piket Koramil Lebakbarang bersama Polsek dan warga setempat melakukan gotong royong pembersihan meski cuaca masih gerimis.

“Akses jalan ini sangat vital bagi aktivitas warga. Kami bersama Polsek dan masyarakat berupaya secepat mungkin membuka kembali jalur agar mobilitas tidak terputus,” ujar Danramil Lebakbarang Kapten Inf Sutriyono di sela kegiatan pembersihan.

Baca juga: Banjir Hantam Sumber Mata Air Sidosukmo, Aliran PDAM Pekalongan Terganggu

Hingga laporan terakhir, proses evakuasi dan pembersihan material masih berlangsung dengan situasi aman dan terkendali.

Talun: Warga Dievakuasi Akibat Longsor Dekat Permukiman

Bencana serupa juga terjadi di Desa Krompeng, Kecamatan Talun, pada Jumat (23/1/2026). Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan longsor di sekitar permukiman warga dan mengancam beberapa rumah.

Babinsa Koramil 16/Talun bersama warga segera mengevakuasi masyarakat terdampak ke lokasi yang lebih aman.

“Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Begitu menerima laporan, Babinsa langsung bergerak mengevakuasi warga ke tempat yang aman untuk menghindari risiko longsor lanjutan,” kata Bati Tuud Talun Peltu Samiran.

Saat ini seluruh warga terdampak telah berada di lokasi pengungsian sementara dan situasi terpantau kondusif.

Tidak Ada Korban Jiwa

Dalam rangkaian bencana longsor di tiga kecamatan tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan. Namun aparat TNI bersama unsur terkait tetap melakukan pemantauan intensif mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

Tidak ada komentar

Tanggapan Anda Tentang Berita Ini ?

Diberdayakan oleh Blogger.