Kembali Nakhodai PKB Kabupaten Pekalongan, Asip Kholbihi Bidik Kemenangan Total di Pemilu 2029



KFM PEKALONGAN, KAJEN – Mantan Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, kembali dipercaya untuk memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Pekalongan. Memasuki periode keduanya menakhodai partai di "Kota Santri" ini, Asip langsung memasang target tinggi: membawa PKB meraih kemenangan total, baik di ranah legislatif maupun eksekutif.

Kepastian penunjukan Asip sebagai ketua definitif didapatkan setelah dirinya sukses melewati tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang digelar oleh DPP PKB. Saat ini, prosesnya tinggal menyisakan pembentukan tim formatur bersama DPW dan DPP sebelum Surat Keputusan (SK) resmi diterbitkan.

"Iya, betul (terpilih kembali). Ya, walaupun SK (Surat Keputusan) belum turun. Tinggal menunggu itu," ungkap Asip saat dikonfirmasi, Rabu (17/6/2026).

Baca juga: KPK Gerilya di Pekalongan, 14 Saksi Kasus Korupsi Bupati Nonaktif Fadia Arafiq Diperiksa Maraton

Asip menegaskan bahwa modal sejarah dan pengalaman panjang PKB di Kabupaten Pekalongan akan menjadi senjata utama untuk merebut kembali dominasi politik. PKB tercatat pernah menguasai pucuk kepemimpinan eksekutif dan legislatif sekaligus. Bahkan, Asip sendiri merupakan figur senior yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan sebelum akhirnya terpilih menjadi Bupati Pekalongan periode 2016-2021.

Meski begitu, ia tidak menampik bahwa konstelasi politik ke depan akan semakin menantang seiring dengan pergerakan partai-partai kompetitor yang terus berbenah.

"Politik harus optimis. Kami evaluasi apa yang sudah baik dan yang belum baik," tegas Asip.

Baca juga: Antisipasi El Nino 2026, PDAM Pekalongan 'Sapu Bersih' Kebocoran Pipa dan Amankan Mata Air Mudal

Sebagai nahkoda baru rasa lama, Asip menyoroti penurunan perolehan kursi PKB di DPRD Kabupaten Pekalongan dari 15 kursi pada Pemilu 2019 menjadi 14 kursi pada Pemilu 2024 lalu. Ia meminta seluruh kader untuk tidak terlena dengan status PKB sebagai kekuatan besar di Pekalongan saat ini.

Modal kekompakan internal yang terjaga selama lima tahun terakhir, menurutnya, harus dikonversi menjadi mesin pemenangan yang solid untuk menyongsong Pemilu 2029.

"Pemilu mendatang saya optimistis menang dan bertambah. Bukan menang tapi berkurang," pungkasnya dengan nada optimis.

Dengan kembalinya Asip Kholbihi di kursi kepemimpinan, peta politik di Kabupaten Pekalongan diprediksi akan semakin dinamis menjelang kontestasi politik mendatang.

Tidak ada komentar

Tanggapan Anda Tentang Berita Ini ?

Diberdayakan oleh Blogger.