Tinjau Pembangunan Jalan dan Turap 5,6 Miliar, Plt Bupati Pekalongan Sukirman Pastikan Konstruksi Sesuai Standar
KFM PEKALONGAN, KAJEN – Guna memastikan seluruh proyek infrastruktur berjalan tepat waktu dan memenuhi standar teknis, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, turun langsung meninjau sejumlah lokasi pembangunan turap dan perbaikan jalan pada Selasa (15/9/2026) siang.
Beberapa titik yang menjadi sasaran inspeksi lapangan meliputi pembangunan turap Jembatan Kalijambe-Pantianom, pengerjaan ruas Jalan Ponolawen-Kalijambe di Desa Sidosari, serta penuntasan ruas Jalan Bukur-Ponolawen di Desa Krandon.
Saat berada di Jembatan Pantianom, Sukirman memeriksa secara mendetail proyek penanganan longsor yang sudah berjalan selama dua pekan terakhir. Proyek bernilai pagu sekitar Rp 2,8 miliar ini mencakup pembuatan dinding beton penahan arus sungai, pengurukan tanah, hingga pembetonan ulang badan jalan.
“Siang ini kita memastikan pembangunan turap Jembatan Pantianom. Jembatan ini kena longsor, sehingga kita pastikan pembangunannya tepat sasaran dan konstruksinya betul, sesuai yang direncanakan,” ujar Sukirman di sela-sela peninjauan.
Sukirman menekankan bahwa pengawasan sejak awal sangat krusial agar setiap hambatan teknis di lapangan dapat segera didiskusikan dan dicarikan solusi. Mengingat jembatan ini menjadi jalur vital penopang mobilitas warga, pelajar, serta arus ekonomi masyarakat dari wilayah Bojong menuju Sragi.
“Ini sudah pas, sangat pas rencananya. Insya Allah selambat-lambatnya awal Desember jembatan ini sudah bisa tertata dan sudah bisa dilalui dengan sangat nyaman bagi masyarakat,” katanya.
Guna kelancaran pekerjaan, sistem lalu lintas buka-tutup diterapkan di lokasi proyek dengan pengawasan dari pihak pelaksana dan pemerintah desa setempat.
“Ya, buka-tutup. Nah, ini juga sudah memakan lahan warga, mestinya kan jalannya yang kita lalui ini sudah memakan lahan warga, tapi enggak masalah, dan nanti diatur oleh kontraktor. Termasuk Pak Kades sudah mengatur lalu lintasnya,” lanjutnya.
Usai dari lokasi jembatan, rombongan melanjutkan peninjauan ke pengerjaan ruas Jalan Ponolawen-Kalijambe di Desa Sidosari senilai Rp 1,4 miliar. Jalan sepanjang 300 meter dengan lebar 6 meter dan ketebalan 30 sentimeter tersebut saat ini masih dalam tahap pengerjaan fisik.
Baca juga: Tinjau Progres Jalan di 4 Titik, Plt Bupati Sukirman: Viral Atau Tidak, Semua Jalan Prioritas
Peninjauan diakhiri di ruas Jalan Bukur-Ponolawen Desa Krandon yang juga menelan anggaran sekitar Rp 1,4 miliar untuk panjang 300 meter, lebar 5 meter, serta ketebalan 30 sentimeter. Meski pengaspalan/pembetonan telah rampung, akses jalan sengaja belum dibuka demi menjaga kualitas kekuatan beton selama masa pengeringan.
“Pembangunan ruas Jalan Bukur-Ponolawen telah selesai. Tinggal menunggu secara teknis periode waktu untuk bisa dilalui. Karena kalau jadi langsung dilalui, pasti ada konstruksi-konstruksi yang berubah. Maka sesuai apa Namanya pengawas, sesuai dengan petunjuknya ini, kesepakatan, memang sesuai aturannya begitu, baru nanti setelah 21 hari baru bisa dilalui. Ini baru seminggu.,” ungkap Sukirman.
Menutup kegiatannya, Plt Bupati mengimbau seluruh elemen warga untuk bersama-sama menjaga serta merawat fasilitas jalan yang telah selesai dibangun agar memiliki masa pakai yang panjang.
“Yang pertama, tentu saja kita rawat jalan ini baik-baik. Kemudian untuk oprit, terutama di depan rumah dan warung, sementara bisa dibuat secara mandiri. Tetapi untuk yang di ruas-ruas pertigaan, nanti akan dipikirkan oprit atau ruas penghubungnya,” pungkasnya.

Komentar Anda