PKB Pekalongan Percaya Diri Tatap 2029, Usung “Politik Kehadiran” dan Target Tambah Kursi



KFM PEKALONGAN, Kajen – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pekalongan menegaskan optimisme tinggi menghadapi Pemilu 2029. Melalui Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Kedungwuni, Senin (20/4/2026), partai berlambang bola dunia ini memperkuat konsolidasi sekaligus mematangkan strategi politik ke depan.

Agenda Muscab tak sekadar rutinitas organisasi, melainkan menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja serta memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah.

Ketua DPC PKB Kabupaten Pekalongan, Asip Kholbihi, menegaskan bahwa partainya tetap percaya diri mampu mempertahankan dominasi politik di Kota Santri.

“Target kami konsisten, memenangkan PKB dan menambah kursi legislatif. Yang terpenting, keberadaan PKB harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Asip Kholbihi dalam sela-sela Muscab.

Baca juga: Kursi Wabup Pekalongan Lowong, PAN Mulai "Panaskan Mesin", Siapkan Candra Saputra Jadi Pendamping Sukirman

Ia menambahkan, fokus utama Muscab kali ini adalah memperkuat soliditas kader dan memastikan seluruh elemen partai bergerak dalam satu komando.

“Kekuatan kami ada pada persatuan dan kedekatan dengan rakyat,” imbuhnya.

Sementara itu, Plt Bupati Pekalongan, Sukirman, yang juga merupakan kader PKB, menekankan pentingnya konsep “politik kehadiran” sebagai arah perjuangan partai ke depan.

“PKB harus menjadi motor pelayanan kepada masyarakat, hadir di masyarakat. Saya sebagai kader sekaligus kepala daerah siap untuk itu,” ucapnya.

Sukirman juga mengingatkan bahwa masyarakat kini semakin kritis terhadap perilaku elite politik. Oleh karena itu, kader PKB diminta menjaga sikap dan menjadi teladan.

Baca juga: Bukber PAN Pekalongan Jadi Sinyal Awal Pemilu 2029, Target Tambah Kursi Mulai Disiapkan

“Hari ini rakyat sensitif terhadap perilaku politikus dan pejabat. Maka kami harus menahan diri, hidup sederhana, tidak mempertontonkan kemewahan. Kalau soal kritik, kami siap menerima,” tegasnya.

Dukungan terhadap kinerja PKB Kabupaten Pekalongan juga datang dari tingkat provinsi. Ketua DPW PKB Jawa Tengah, Syarif Abdillah, memberikan apresiasi atas pengelolaan organisasi yang dinilai rapi dan solid.

"Kami mengevaluasi selama setahun terakhir ini, terutama pascapilkada. PKB Kabupaten Pekalongan penataan organisasinya baik. Pengelolaan Muscab juga rapi, stakeholder hadir lengkap, dan eksposur medianya bagus. Sementara ini layak disebut yang terbaik. Tapi ini masih sementara, ya. Evaluasi masih berlangsung," ucapnya.

Dengan modal konsolidasi yang kuat dan strategi yang mulai dimatangkan, PKB Kabupaten Pekalongan kini bersiap menatap kontestasi politik 2029 dengan penuh percaya diri.

Tidak ada komentar

Tanggapan Anda Tentang Berita Ini ?

Diberdayakan oleh Blogger.